

NEWS PERBATASAN, KOLAKA – Kondisi cuaca ekstrem terjadi di wilayah Kolaka, Sabtu (14/2/2026). Akibatnya, KM Mandala yang dijadwalkan sandar di Pelabuhan Bajoe tertunda lantaran nahkoda memilih kembali ke pelabuhan asal dari pada melanjutkan perjalanan.
Kapolsek Pelabuhan (Nama pelabuhan dan Pangkat Kapolsek) Fadly saat ditemui menceritakan berdasarkan jadwal KM Mandala seharusnya berlabu di Pelabuhan Bajoe. Namun, sekitar empat jam lagi akan sandar cuaca ekstrem terjadi. Sehingga, nahkoda memilih kembali ke pelabuhab asal.
Akibat cuaca buruk, sejumlah kendaraan roda empat dan dua yang diangkut menggunakan KM Mandala mengalami kerusakan. Bahkan, muatan truk berhamburan di dalam kapal.
“Mobil yang mengangkut puluhan karung berisi biji jagung tumpah dan beramburan. Sementara mobil penumpang yang membawa puluhan dos ikan juga terhambur bahkan ada beberapa jendela mobil pecah,” jelasnya.
Berdasarkan manifest tercatat sebanyak 375 orang penumpang KM Mandala bernafas lega sekitar pukul 6.50 WITA saat tiba di pelabuhan, setelah memilih putar balik sekitar pukul 1.30 WITA.
Dalam peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa. Hanya saja, penumpang mengalami kerugian materil yang diberikan sebagai ganti rugi sekitar Rp 70 juta. Sementara, untuk kendaraan mobil dan motor dan ini akan di bayar asuransi.
“Kami akan membantu juga dalam pengurusannya. Kedepan untuk mengantisipasi cuaca ekstrem, harus berkoordinasi dengan BMKG,” tutupnya. (S.Sel)