

KOLAKA – Kekecewaan terhadap layanan jasa pengiriman kembali mencuat. Sejumlah pelanggan meluapkan kekesalan mereka dengan mendatangi langsung kantor drop point J&T di Kecamatan Pomalaa, Kabupaten Kolaka, setelah paket yang mereka pesan tak kunjung diantar ke alamat tujuan. Selasa ( 7/4/26 )
Salah satu pelanggan Ibu Zahra mengaku telah melakukan pembayaran sesuai nilai pesanan dan berharap barang dikirim langsung ke rumah. Namun, harapan tersebut tidak terpenuhi. Paket yang ditunggu justru tidak diantar, bahkan berujung pada proses pengembalian barang yg di pesan dan akan di kembalikan dananya
“Ini bukan soal uangnya. Kalau uang bisa saya ikhlaskan, tapi barang itu saya pesan karena memang dibutuhkan,” keluhnya.
Ia menilai pelayanan yang diberikan sangat mengecewakan. Selain paket tidak diantar, komunikasi dengan pihak kurir juga dinilai paling buruk. Upaya menghubungi melalui sambungan telepon maupun pesan tidak mendapat respons.
“Sudah coba dihubungi, tapi tidak direspon sama sekali. Alasannya macam-macam, kurir berhentilah, liburlah, dan lain-lain. Seharusnya pelayanan seperti ini tidak terjadi,” tambahnya.
Kekecewaan serupa juga diungkapkan pelanggan, Adi. Ia mengaku sering menerima notifikasi bahwa paketnya tidak bisa dikirim dengan alasan penolakan, padahal dirinya tidak pernah menolak barang tersebut.
“Dibilang saya menolak, padahal tidak pernah. Saya coba konfirmasi lewat chat juga tidak dibalas,” ujarnya.
Para pelanggan berharap pihak jasa pengiriman dapat memperbaiki sistem pelayanan, khususnya dalam hal pengantaran dan komunikasi dengan pelanggan. Mereka menegaskan bahwa kepercayaan konsumen sangat bergantung pada kualitas layanan yang diberikan. A.Jamal.