Kolaka

DAM Kolaka Bawa Tari dan UMKM Mekongga ke Festival Budaya di Jakarta, 50 Peserta Siap Tampil

NEWS PERBATASAN, Kolaka – Dewan Adat Mekongga (DAM) Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara, siap memperkenalkan kekayaan seni budaya dan produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) daerahnya di ajang Colours of Cultures Festival 10 (COoF) 2026, yang berlangsung pada 16–18 Oktober 2026 di pelataran Taman Fatahillah, Kota Tua, Jakarta.

Dalam festival yang diikuti 27 provinsi se-Indonesia tersebut, DAM Kolaka akan membawa 50 peserta untuk menampilkan tarian tradisional serta mempromosikan produk UMKM, mulai dari kuliner khas hingga kerajinan tangan, termasuk kain adat Mekongga.

Partisipasi ini menjadi kesempatan bagi masyarakat Kolaka untuk memperkenalkan identitas budaya dan potensi ekonomi lokal kepada masyarakat yang lebih luas, sekaligus memperkuat eksistensi budaya Mekongga di tingkat nasional.

Ketua Dewan Adat Mekongga, H. Muh. Jayadin, SE., ME., mengatakan keikutsertaan DAM dalam festival tersebut merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk mempromosikan seni budaya, kerajinan, kuliner, dan kearifan lokal Bumi Mekongga.

“Melalui Festival 10 COoF 2026, kami ingin memperkenalkan dan mempromosikan kearifan lokal serta seni budaya daerah Mekongga agar semakin dikenal luas,” ujar Jayadin.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada perusahaan-perusahaan di Kabupaten Kolaka yang telah memberikan dukungan sehingga rombongan DAM dapat berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

“Terima kasih kepada perusahaan-perusahaan yang ada di Kabupaten Kolaka atas kontribusinya. Berkat dukungan mereka, kami bisa hadir dan berpartisipasi dalam festival budaya di Jakarta,” katanya.

Namun, di balik persiapan tersebut, Jayadin mengungkapkan kekecewaannya terhadap Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara. Menurutnya, proposal dukungan yang telah diajukan hampir dua bulan sebelumnya belum mendapat respons.

“Kami berharap aspirasi ini bisa didengar oleh gubernur. Ke depan, kami berharap pemerintah daerah lebih memperhatikan dan memberikan dukungan terhadap kegiatan promosi seni budaya seperti ini,” tegasnya.

Menurut Jayadin, dukungan pemerintah sangat penting agar upaya pelestarian budaya tidak hanya menjadi tanggung jawab komunitas adat, tetapi juga menjadi bagian dari komitmen bersama dalam memperkenalkan potensi daerah.

Sementara itu, perwakilan Ketua DAM Kabupaten Kolaka, Rustam Sabona, memastikan seluruh peserta telah mempersiapkan diri sejak jauh hari, baik secara fisik maupun mental.

“Persiapan peserta sudah dilakukan sejak jauh-jauh hari. Dalam Festival 10 COoF ini, kami akan menampilkan seni tari budaya Mekongga sekaligus memperkenalkan produk-produk UMKM,” tutupnya. ( S.Sel )

Share
Tags: Kolaka
Redaksi