NUNUKAN

Warga Sebuku Keluhkan Jaringan Telekomunikasi Sering Drop, Pemda Diminta Turun Tangan

NEWS PERBATASAN, Nunukan – Keluhan terhadap buruknya layanan telekomunikasi kembali mencuat dari wilayah pedalaman Kabupaten Nunukan. Warga Kecamatan Sebuku mengaku semakin kesulitan berkomunikasi akibat jaringan telekomunikasi yang kerap bermasalah.

Mulai dari sinyal hilang mendadak, panggilan telepon terputus, hingga akses internet yang lambat dan tidak stabil.

Keluhan ini disampaikan warga Desa Apas, Kecamatan Sebuku, Asbar. Ia mengaku kondisi ini memicu keresahan masyarakat. Bagaimana tidak, jaringan telekomunikasi yang menjadi satu-satunya operator yang paling banyak digunakan di wilayah tersebut mengalami gangguan jaringan.

Situasi ini bukan pertama kali dirasakan masyarakat. Namun, kondisi ini sudah berlangsung cukup lama dan hingga kini belum ada solusi nyata.

“Sekitar 98 persen masyarakat di sini pakai Telkomsel. Tapi sinyal sering hilang, telepon putus-putus, internet juga lambat. Untuk komunikasi saja susah,” ujarnya.

Buruknya kualitas jaringan dinilai bukan sekadar persoalan kenyamanan, tetapi sudah berdampak pada aktivitas vital masyarakat. Mulai dari komunikasi keluarga, urusan pekerjaan, kegiatan belajar, hingga akses terhadap informasi penting menjadi terganggu.

Ironisnya, di tengah gencarnya pembangunan digital dan pemerataan akses komunikasi, warga di sejumlah wilayah pedalaman Nunukan justru masih bergelut dengan persoalan dasar jaringan telekomunikasi.

Masyarakat pun meminta Pemerintah Kabupaten Nunukan tidak tinggal diam. Pemda didorong segera mengambil langkah konkret dengan memanggil pihak penyedia jaringan telekomunikasi dan memastikan adanya perbaikan infrastruktur jaringan.

Terutama di wilayah yang selama ini memiliki keterbatasan akses komunikasi. “Jangan sampai masyarakat terus dirugikan karena tidak punya pilihan operator lain. Komunikasi sekarang sudah menjadi kebutuhan utama, bukan lagi fasilitas tambahan,” tutupnya. ( gtr )

Share
Redaksi