Kapolda Kaltara Kunjungi Rumah Korban Yang Terdampak Gempa Di Tarakan

NEWS PERBATASAN, Tarakan – Pasca gempa bumi berkekuatan 4.8 Magnitudo yang mengguncang Kota Tarakan pada Rabu (5/11), Kapolda Kaltara Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy, S.I.K., bersama Ketua Bhayangkari Daerah Kaltara Ny. Sari Djati Wiyoto Abadhy, melakukan kunjungan dan pemberian tali asih kepada korban gempa. Jum’at (07/11/2025)

Adapun pemberian tali asih ini berupa paket sembako yang dilakukan di dua titik lokasi di Kelurahan Kampung Empat, yakni Jl. Nangka RT 12 dan Jl. Belimbing RT 13. Penyaluran tersebut diberikan secara langsung kepada dua keluarga yang terdampak, yaitu Bapak Muhammad Roy dan Ibu Sarfah, sebagai bentuk dukungan moril dan materiil dari Polda Kaltara.

Baca Juga  Polda Kaltara Laksanakan Pengamanan dan Pengawalan Pendistribusian Logistik Pilkada Serentak 2024 Dalam Rangka Pilkada Aman Dan Damai

Dalam kegiatan tersebut, Kapolda turut didampingi oleh Pejabat Utama Polda Kaltara dan Kapolres Tarakan. Selain menyerahkan tali asih, Kapolda menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk empati dan kepedulian Polri terhadap masyarakat yang tengah mengalami musibah.

“Kami juga telah menerjunkan personel untuk mengecek situasi pasca gempa, melakukan evakuasi, sterilisasi area, serta membantu pemulihan,” ujar Kapolda Kaltara. Ia juga menegaskan bahwa tim Biddokkes juga telah dikerahkan untuk memberikan perawatan medis dan trauma healing kepada korban yang mengalami luka maupun tekanan psikologis.

Baca Juga  Pembekalan Kehumasan Pada Siswa Diktuk Ba Polri Sebagai Langkah Wujudkan Personel Polri Yang Humanis dan Informatif

Kapolda menyampaikan rasa prihatin atas musibah yang menimpa warga Tarakan, serta mengapresiasi ketegaran masyarakat dalam menghadapi situasi ini. Ia mengimbau agar masyarakat tetap waspada, tidak panik, dan senantiasa mengikuti arahan dari aparat terkait serta Pemerintah Daerah.

Melalui aksi ini, Polda Kaltara menegaskan komitmennya untuk selalu berada di garis depan dalam membantu masyarakat, terutama saat menghadapi bencana. Kehadiran Polri bukan sekadar penegakan hukum, tetapi juga tentang kemanusiaan, solidaritas, dan pelayanan yang tulus kepada masyarakat. (Humas Polda)

Baca Juga  Kasus Judol di Kementerian Komdigi Jadi Atensi Kapolri

Komentar