NEWS PERBATASAN, Tanjung Selor – Kapolda Kalimantan Utara Brigjen Pol. Andi Syahriful Taufik, S.I.K., M.Si., menyampaikan Commander Wish kepada seluruh personel Polda Kaltara di Gedung Rupatama Bhara Daksa, Minggu (19/10/2026). Kegiatan didampingi Wakapolda Kaltara Brigjen Pol. Yusuf, S.I.K., M.Hum., serta diikuti seluruh personel Polda Kaltara dan jajaran Polres melalui Zoom Meeting.
Penyampaian Commander Wish menjadi langkah awal untuk menyatukan visi, misi, dan arah kebijakan organisasi dalam mewujudkan Polri yang profesional, modern, dan berintegritas.
Poin-poin utama Commander Wish Kapolda Kaltara:
1. Landasan dan arah kebijakan
– Mengacu pada Asta Cita Pemerintah dan Program Polri Presisi.
– Mengusung semangat Polisi Bersama Masyarakat: Melindungi, Mengayomi, dan Melayani.
– Menjadikan masyarakat sebagai orientasi setiap kebijakan, tindakan kepolisian, dan ukuran keberhasilan.
– Mengedepankan integritas, soliditas, dan sinergisitas.
2. Delapan program prioritas
– Penguatan kelembagaan.
– Peningkatan kualitas SDM dan rekrutmen.
– Peningkatan pelayanan publik.
– Penegakan hukum.
– Penguatan pengawasan.
– Akuntabilitas anggaran.
– Pemolisian cerdas.
– Pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas).
3. Enam prinsip perilaku operasional
– Hadir melindungi.
– Dekat mengayomi.
– Cepat melayani.
– Adil menegakkan hukum.
– Terbuka diawasi.
– Adaptif berubah.
4. Tiga lingkar pengabdian
– Polri di tengah masyarakat: hadir dan mendengarkan, merespons pengaduan dengan cepat, serta menyelesaikan masalah bersama masyarakat.
– Pimpinan di tengah anggota: memberikan teladan, membina dan mendampingi anggota, serta membangun soliditas dan kesejahteraan personel.
– Anggota di tengah keluarga: menjaga keharmonisan, menyeimbangkan tugas dan kehidupan keluarga, serta memberikan dukungan moral dan spiritual.
5. Tantangan strategis Kalimantan Utara
– Perbatasan Indonesia–Malaysia dan mobilitas melalui jalur tidak resmi.
– Peredaran narkoba lintas batas dan jaringan penyelundupan.
– Tindak pidana perdagangan orang (TPPO).
– Kejahatan ekonomi lintas batas, termasuk pencucian uang.
– Kejahatan konvensional dan kejahatan digital.
– Keterbatasan akses pelayanan akibat jarak, konektivitas, serta kondisi geografis darat, laut, sungai, dan pedalaman.
6. Lima prioritas pemberantasan narkoba
– Cegah: edukasi dan penguatan ketahanan masyarakat.
– Tindak: mengungkap dan menindak bandar, pengendali, serta jaringan narkoba.
– Jaga perbatasan: memperkuat pengawasan jalur darat dan laut.
– Pulihkan: menangani dan memulihkan kawasan rawan narkoba.
– Sinergi: memperkuat kerja sama dengan BNN, TNI, Bea Cukai, pemerintah daerah, dan masyarakat.
– Penindakan dilakukan secara tegas, terukur, sesuai hukum, dan berorientasi pada perlindungan masyarakat.
7. Penguatan keamanan wilayah perbatasan
– Meningkatkan pengawasan terhadap penyelundupan dan aktivitas ilegal lintas batas.
– Mengungkap jaringan TPPO dan mengutamakan perlindungan korban.
– Menelusuri kejahatan ekonomi lintas batas.
– Memperkuat deteksi dini, dialog dengan masyarakat, dan koordinasi lintas sektor.
– Meningkatkan kehadiran Polri di tengah masyarakat perbatasan.
8. Tujuh langkah implementasi
– Mewujudkan ruang publik yang aman.
– Melakukan pemulihan kawasan rawan narkoba.
– Memberantas judi daring dan penipuan digital.
– Meningkatkan respons cepat melalui layanan 110 dan SPKT yang ramah terhadap korban.
– Memberikan kepastian informasi perkembangan perkara.
– Melaksanakan pembenahan integritas internal.
– Memperkuat Polres dan Polsek agar tangguh dalam memberikan pelayanan.
9. Penegasan nilai pengabdian
– Setiap tindakan harus menghadirkan perlindungan, pertolongan, dan keadilan.
– Setiap langkah tugas harus dilandasi keberanian, kejujuran, dan ketulusan.
– Pangkat dan jabatan merupakan amanah yang harus dipertanggungjawabkan.
– Pengabdian harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Kapolda Kaltara menegaskan, “Seluruh personel harus hadir di tengah masyarakat, melindungi, mengayomi, dan melayani dengan tulus. Jadikan setiap langkah sebagai pengabdian dan setiap tindakan sebagai kebaikan. Kita harus bekerja dengan integritas, memberikan pelayanan yang cepat dan adil, serta membangun kepercayaan masyarakat melalui tindakan nyata.”
Melalui Commander Wish tersebut, seluruh personel Polda Kaltara dan jajaran diharapkan mampu mengimplementasikan kebijakan pimpinan secara konsisten, memperkuat soliditas internal dan sinergi lintas sektor, menjaga stabilitas kamtibmas, serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri. ( Humas Polda )







Komentar