Kapolda Kaltara Pimpin Apel Pagi, Tekankan Kesiapsiagaan Personel Hadapi Potensi Bencana

NEWS PERBATASAN, Bulungan – Bertempat di Lapangan Apel Mapolda Kalimantan Utara, Senin (5/1/2026), Kapolda Kaltara Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy, S.I.K. memimpin apel pagi Personel Polda Kaltara. Dalam amanatnya, Kapolda menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh personel Polda Kaltara atas keberhasilan pengamanan rangkaian perayaan Natal 2025 dan malam pergantian Tahun Baru 2026 yang berlangsung aman, tertib, dan kondusif.

Menurut Kapolda, keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja keras, dedikasi, serta sinergi seluruh personel di lapangan, sekaligus menjadi cerminan nyata kehadiran Polri dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat. Memasuki awal Tahun Anggaran 2026, Kapolda menekankan kepada seluruh Kasatker dan Kasatwil agar segera menyusun rencana kerja tahunan secara matang, terukur, dan realistis, dengan menjadikan capaian maupun kendala tahun sebelumnya sebagai bahan evaluasi.

Baca Juga  Polres Tana Tidung Gelar Olahraga Bersama TNI-POLRI, Meriahkan Hari Bhayangkara ke-79

Lebih lanjut, Kapolda menegaskan bahwa kinerja Polda Kaltara ke depan harus lebih baik, responsif, dan profesional, khususnya dalam pengelolaan situasi kamtibmas. Ia memberi perhatian khusus kepada fungsi intelijen agar terus meningkatkan kemampuan deteksi dini dan peringatan dini, serta tidak lengah dalam menghadapi potensi kerawanan. “Wilayah Kalimantan Utara sekilas tampak aman, namun sedikit permasalahan saja bila tidak terdeteksi dapat berkembang cepat ibarat sumbu pendek. Jangan sampai kita kecolongan,” tegasnya.

Selain itu, Kapolda mengingatkan kondisi cuaca di wilayah Kaltara yang menunjukkan curah hujan tinggi hampir setiap hari. Situasi ini berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, pohon tumbang, hingga gangguan akses transportasi. Untuk itu, Kapolda meminta seluruh jajaran meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan, terutama satuan yang memiliki kemampuan Search and Rescue (SAR) agar memastikan seluruh peralatan dalam kondisi siap pakai.

Baca Juga  Kapolri Melayat ke Rumah Duka Eks Wakapolri: Polri Kehilangan Sosok Syafruddin

Kapolda juga menekankan peran fungsi Samapta dalam respon awal di lapangan, pengamanan lokasi terdampak, serta pengaturan lalu lintas dan evakuasi masyarakat. Kepada Polairud, ia menginstruksikan peningkatan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana di wilayah perairan, sungai, dan pesisir. Sementara itu, Satbrimob diminta menjaga kesiapan personel dan peralatan sebagai pasukan cadangan dan kekuatan reaksi cepat dalam penanganan bencana maupun situasi kontinjensi lainnya.

Kapolda juga menekankan kepada para penyidik agar segera mempelajari dan beradaptasi dengan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) yang baru sesuai Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023. Pemahaman yang menyeluruh terhadap perubahan substansi dan asas dalam KUHP baru menjadi hal yang mutlak, guna memastikan proses penegakan hukum berjalan profesional, akuntabel, dan selaras dengan rasa keadilan masyarakat.

Baca Juga  Sabu Milik Selebgram Dimusnahkan, Ratusan Ribu Jiwa Terselamatkan

Menutup amanatnya, Kapolda mengingatkan seluruh personel untuk menjauhi segala bentuk pelanggaran disiplin, kode etik, maupun pidana. Ia menekankan pentingnya melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, keikhlasan, dan ketulusan dalam melayani masyarakat. “Saya berharap tahun 2026 menjadi momentum perbaikan kualitas kinerja, integritas, dan pelayanan Polri kepada masyarakat Kalimantan Utara. Jadikan setiap pelaksanaan tugas sebagai bentuk pengabdian terbaik demi menjaga keamanan, ketertiban, dan keselamatan masyarakat,” pungkasnya. (Humas Polda)

Komentar