NEWS PERBATASAN, Tanjung Selor – Peristiwa kebakaran kembali terjadi di Jalan Jelarai, Kecamatan Tanjung Selor, Bulungan pada Jumat, (30/1) sore. Dari kejadian ini sebanyak 11 kios ludes terbakar.
Kapolresta Bulungan Kombes Pol Rofikoh Yunianto menyampaikan berdasarkan keterangan saksi yakni Ehud pemilik ruko sekitar pukul 18.30 WITA, ia sedang bekerja melakukan perbaikan telepon genggam di konter miliknya.
Kemudian, secara tiba-tiba muncul garis-garis api di bagian depan konter tersebut. Tidak lama kemudian, api berhasil dipadamkan dengan menggunakan pasir.
Namun, setelah dilakukan pemadaman, diketahui bahwa api tidak hanya muncul di depan konter, melainkan juga di warung sembako serta tempat penjualan BBM milik Hasriani yang berada di samping garasi parkiran mobil.
Selanjutnya, secara tiba-tiba sebuah mobil keluar dari garasi dalam kondisi api masih menyala di samping tangki mobil jenis Hilux yang dikemudikan oleh Muhammad Dong.
“Sehingga api terlihat membentuk garis di sepanjang jalan aspal saat mobil tersebut melaju meninggalkan warung dalam kondisi tangki BBM masih terbuka dan api masih menyala,” ucapnya.
Kemudian, saksi langsung berteriak meminta bantuan untuk memadamkan api dan menghubungi petugas pemadam kebakaran guna membantu proses pemadaman.
Dan berdasarkan keterangan tetangga korban, Asriani menambahkan sekitar pukul 18.30 WITA, ia menjaga toko, kemudian melihat api dari samping rumah milik Wiwi. Melihat hal itu, ia berlari mengambil air untuk membantu pemadaman.
Dan meminta Muhammad Dong untuk menyelamatkan mobil hilux yang terparkir di depan lokasi kebakaran dan api menyambar di mobil hilux tersebut. “Dugaan sementara untuk api berasal dari salah satu kios saat menyalin bbm jenis pertilite di garasi parkiran warung /kios sembako,” ungkapnya.
Ditegaskan, api cepat membesar karena jerigen yang dipakai untuk menyalin BBM tumpah. Sehingga, menyambar api menjadi membesar di sekitar toko/kios. Proses pemadaman berakhir pukul 19.40 WITA dengan bantuan dari gabungan personel PMK, TNI, Polri, Pol PP serta masyarakat sekitar.
“Dengan perlengkapan kendaraan Pemadam Kebakaran Kabupaten dan Provinsi Kalimantan Utara, serta dukungan AWC dan kendaraan taktis (rantis) milik Polri,” bebernya.
Saat ini TKP telah dipasang police line oleh Personil Sat Reskrim Polresta Bulungan guna untuk dapat dilakukannya penyelidikan terkait dengan kejadian kebakaran tersebut.
“Diperkirakan total kerugian yang dialami 11 penghuni ruko dan kontrakan tersebut diperkirakan mencapai Rp900 juta rupiah. Dan dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa,” tutupnya. ( ipa )







Komentar