NEWS PERBATASAN, Luwu Utara – Pembangunan sektor keagamaan dan pendidikan di Kabupaten Luwu Utara kembali mencatatkan tonggak sejarah baru. Bupati Luwu Utara, H. Andi Abdullah Rahim, ST., secara resmi melakukan peletakan batu pertama pembangunan Pondok Pesantren Tahfidz Al-Quran Rahmatullah As’adiyah yang berlokasi di Kelurahan Marobo, Kecamatan Sabbang, pada Senin (23/03).
Pembangunan pesantren ini merupakan hasil kolaborasi dan inisiasi berbagai tokoh penting, di antaranya Brigjen TNI H. Abdul Hanis merupakan pendiri dan dan pembina Pesantren Tahfidz Al-Quran Rahmatullah As’adiyah serta dukungan penuh dari Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto dan Kementerian Agama.
Simbol Kemajuan Peradaban di Luwu Utara
Dalam sambutannya, Bupati H Andi Abdullah Rahim, ST. menyampaikan apresiasi yang luar biasa kepada para inisiator. Ia menyebutkan bahwa kehadiran pesantren ini adalah bukti bahwa Luwu Utara merupakan tempat yang subur untuk membangun peradaban dan pendidikan yang lebih baik.
“Ini memberikan kita semangat bahwa kita tidak bergerak sendiri. Banyak pihak yang ingin bersama-sama membangun Luwu Utara dan Indonesia. Bayangkan, Bapak Jenderal TNI Agus Subiyanto bahkan belum pernah menginjakkan kaki di sini, namun melalui hubungan baik dengan Pak Brigjen TNI Abdul Hanis, beliau berkenan membangun masjid dan pesantren ini,” ujar Bupati.
Bupati menekankan bahwa bangunan yang didirikan tidak hanya sekadar menjadi tempat ibadah (masjid), tetapi juga harus menjadi pusat pendidikan, khususnya dalam memperbaiki kualitas bacaan Al-Quran di masyarakat.

Beliau juga menyoroti potensi besar dari para aparatur sipil negara (ASN) dan tenaga pengajar di Luwu Utara yang berjumlah lebih dari 7.000 orang untuk menjadi motor penggerak kebaikan. Ia mencontohkan bagaimana pola gotong royong tanpa mengandalkan APBD/APBN telah berhasil menyelesaikan berbagai persoalan daerah, seperti penanganan banjir.
Meski pihak donatur utama (Panglima TNI) tidak meminta sumbangan apa pun dari masyarakat, Bupati mengimbau jajaran pemerintah kecamatan dan warga setempat untuk tetap berkontribusi aktif.
“Meskipun tidak diminta, kita jangan berpangku tangan. Saya minta Pak Camat dan seluruh pihak hadir membantu. Kontribusi kita, baik itu waktu, pikiran, maupun tenaga, adalah amal ibadah yang akan dibalas oleh Allah SWT,” tegasnya sebelum menutup sambutan dengan bismillah sebagai tanda dimulainya pembangunan.
“Harapannya, pembangunan berjalan lancar dan berharap Panglima TNI, Jenderal TNI Agus Subiyanto dapat hadir langsung meninjau bangunan tersebut di masa mendatang,” tutupnya. ( ipa )







Komentar